00000530_xxxx_x04
Seni dan Budaya Jepang

Makna Kata “Noren”: Lebih dari Sekedar Tirai Pembatas

Makna Kata “Noren”: Lebih dari Sekedar Tirai Pembatas

00000530_xxxx_x04
Seni dan Budaya Jepang

     Noren, nama website ini. Tahu tidak, berasal dari mana?
Noren (暖簾/のれん), adalah semacam tirai berbentuk persegi panjang yang biasanya dipakai di depan warung-warung makan di Jepang, dan dipakai untuk menampangkan nama warung. Misalnya, di sebuah warung ramen. Ini dia contoh penampakannya:

00000530_xxxx_x02
Sumber: http://osadashinji.sakura.ne.jp

     Toko-toko zaman sekarang, biasanya menempelkan tanda ‘open’/‘close’ untuk menandakan toko tersebut sedang buka atau tidak. Tapi, secara tradisional, noren merupakan lambang yang digunakan sebagai penanda hal tersebut. Jika noren terpasang di depan toko, artinya toko sedang buka, dan sebaliknya, jika noren tidak terpasang, artinya toko tersebut sedang tutup. Hingga sekarang, masih banyak warung-warung makanan yang menggunakan metode ini, jadi mungkin perlu diingat, nih!

Selain di warung, noren juga digunakan di pemandian umum atau di rumah, digunakan sekedar sebagai pembatas ruangan seperti dapur—yang juga mungkin sering kita jumpai di rumah-rumah Indonesia. Jadi, kurang lebih noren memiliki arti harafiah “tirai pembatas”. Hanya saja, di Jepang kata ‘noren’ lebih akrab dikenal sebagai “tirai toko”, meski istilah noren sendiri bisa dipakai untuk tirai-tirai pembatas lainnya.

00000530_xxxx_x03
Sumber:https://shizuokagourmet.files.wordpress.com

00000530_xxxx_x04
Sumber: http://cdn.ikyu.com

Peribahasa dan Makna Konotatif

Familiar kan, dengan peribahasa “seperti mengukir di atas air,” yang berarti ‘perbuatan yang sia-sia’? Dalam Bahasa Jepang, ada peribahasa yang serupa, yaitu ‘のれんにうでおし’ atau “noren ni udeoshi”. Kalau diterjemahkan secara mentah-mentah, artinya “mendorong noren (dengan tangan”. Ya, tidak menghasilkan apa-apa, seperti mengukir air.

00000530_xxxx_x05.jpg
Sumber: http://deadsleepin.net

     Selain itu, noren juga punya makna lain, yaitu harga dan/atau reputasi sebuah brand/toko. Dulu, semakin kotor noren sebuah restoran, dianggap semakin baik pula reputasinya. Kurang lebih, noren yang kotor itu setara dengan usaha dagang yang laris manis. Jadi, tergantung konteks, kata noren juga dapat mengacu kepada reputasi sebuah toko. Cukup dalam, bukan?

00000530_xxxx_x06
Sumber: http://venividizoom.com

 

 

 

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!