00000407_xxxx_x01
Seni dan Budaya Jepang

Perayaan Tahun Baru di Jepang itu seperti apa sih?

Perayaan Tahun Baru di Jepang itu seperti apa sih?

00000407_xxxx_x01
Seni dan Budaya Jepang

Sumber:https://www.qupio.jp

 


Sumber:http://blogs.c.yimg.jp

Sejak dulu, perayaan tahun baru yang dirayakan dari tanggal 1 sampai 3 Januari menjadi salah satu acara besar di Jepang. Di dalam bahasa Jepang ada sebutan yang artinya, “Seluruh satu tahun ada di Tahun Baru”. Untuk orang Jepang, Tahun Baru sangatlah penting. Menurut kepercayaan Jepang, Dewa Tahun Baru mengunjungi setiap rumah pada Tahun Baru. Agar mendapatkan keberuntungan dari sang Dewa, orang Jepang melakukan beberapa hal yang sekarang sudah menjadi tradisi di Tahun Baru. Berikut, beberapa tradisi itu:

Hatsumode


Sumber:http://www.yamasuki.com

Hatsumode adalah kunjungan ke kuil pertama kali setelah tahun berganti. Pada kunjungan ini, orang-orang bersembahyang mendoakan keselamatan dan keamanan untuk satu tahun kedepan. Oleh karena itu, biasanya kuil-kuil di Jepang sangat ramai pada tanggal 1, 2, dan 3 Januari.

Kadomatsu

00000407_xxxx_x04
Sumber:http://www.tsunation.club

Selama perayaan Tahun Baru, orang Jepang biasanya menghias kedua sisi gerbang atau pintu depan rumah dengan sebuah hiasan yang disebut kadomatsu. Kadomatsu adalah rangkaian batang pinus, bambu, dan plum. Menurut kepercayaan Jepang, pohon pinus, bambu, dan plum dianggap sebagai pertanda bagus. Khususnya, pohon pinus melambangkan umur panjang. Kalau Anda berjalan-jalan di Jepang saat tahun baru, cobalah perhatikan berbagai macam kadomatsu di depan rumah orang-orang.

Osechi-ryori


Sumber:http://www.yamashoku.com

Osechi-ryori adalah hidangan khusus Tahun Baru yang disantap orang Jepang pada tanggal 1 sampai 3 Januari. Hidangan ini berisi banyak macam makanan seperti makanan panggang, makanan rebus, acar-acaran, dan lain-lain. Selain penampilan dan penataannya yang cantik, osechi-ryori dibuat tahan lama untuk meringankan pekerjaan rumah tangga selama 3 hari itu.

O-Zoni

00000407_xxxx_x06
Sumber:http://stat.ameba.jp

O-Zoni adalah sup berisi moci yang kenyal dan berbagai macam sayuran. Sup ini disantap bersama osechi-ryori sebagai bagian dalam perayaan Tahun Baru. Setiap daerah di Jepang memiliki variasi rasa dan bentuk moci serta jenis sayuran yang dimasukkan ke dalam o-zoni.

Nen’gajo

00000407_xxxx_x07
Sumber:http://putiya.com

Nen’gajo adalah kartu ucapan Selamat Tahun Baru. Orang Jepang biasanya mulai menulis dan mengirim nen’gajo sejak bulan Desember agar bisa tiba di alamat penerima pada Tahun Baru. Selain ke teman dan keluarga, nen’gajo juga biasanya dikirim ke kenalan atau rekan kerja. Tradisi mengirim nen’gajo mirip dengan tradisi mengirim kartu ucapan Selamat Natal di Barat.

Otoshidama


Sumber:http://fakeout-magazine.com

Selama perayaan Tahun Baru, anak-anak menerima otoshidama atau amplop berisi uang Tahun Baru dari orang tua dan kerabat. Otoshidama mirip dengan angpau yang menjadi tradisi orang Tionghoa. Bagi anak-anak, inilah acara paling penting dalam perayaan Tahun Baru.

00000407_xxxx_x09
Sumber:http://news-geinou100.com

Meskipun zaman sudah berubah, orang Jepang tetap mengikuti tradisi dan kebiasaan dalam merayakan Tahun Baru. Setiap tradisi ini memiliki makna yang dalam. Anda pun silahkan coba merayakan Tahun Baru dengan orang Jepang!

Translated by Aby Wijaya

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!