Seni dan Budaya Jepang

Karuta: permainan kartu bertuliskan puisi-puisi tradisional Jepang

Karuta: permainan kartu bertuliskan puisi-puisi tradisional Jepang

Seni dan Budaya Jepang

Sumber:http://www.tenki.jp

 


Sumber:http://blogs.yahoo.co.jp

Di Jepang, keluarga dan kerabat dekat biasanya berkumpul di rumah untuk merayakan perayaan tahun baru. Salah satu hal yang mereka lakukan adalah bermain karuta. Karuta adalah permainan kartu tradisional. Cara bermainnya cukup mudah. Satu orang membaca satu kartu bacaan, dan pemain lainnya berusaha mencari kartu sambungan sebanyak mungkin. Anak-anak yang belum bisa membaca tulisan Jepang pun bisa ikut bermain karena ada banyak gambar. Bahkan, karuta adalah permainan yang bisa dimainkan oleh segala umur. Ada beberapa jenis permainan karuta. Berikut ini adalah cara bermain karuta yang menggunakan cara “hyakunin’isshu”.


Sumber:http://www.silverback.co.jp

Hyakunin’isshu adalah cara bermain karuta yang menggunakan koleksi terbaik puisi tradisional Jepang. Setiap puisi dibagi dua, dan cara bermainnya adalah mencocokkan kedua bagian puisi. Puisi-puisi diurut dari yang ditulis di Zaman Man’yo 1.500 tahun lalu, di Zaman Nara 1.300 tahun lalu, di Zaman Heian 1.200 tahun lalu, dan di Zaman Kamakura 800 tahun lalu. Ini adalah cara yang mudah untuk menghafalkan urutan puisi.


Sumber:https://www.city.aira.lg.jp

Puisi tradisional Jepang memiliki 5 baris. Setiap baris memilili jumlah huruf yang sudah di tentukan. Baris pertama dan ketiga masing-masing memiliki 5 huruf, sedangkan baris kedua, keempat, dan kelima masing-masing memiliki 7 huruf. Kartu dengan baris pertama, kedua, dan ketiga disebut kaminoku atau bagian pertama, dan kartu dengan baris keempat dan kelima disebut shimonoku atau bagian akhir. Di dalam permainan karuta, satu orang wasit membaca kaminoku, dan kedua pemain berusaha mencari shimonoku yang cocok.


Sumber:http://www.tengudo.jp

Pertama, 100 kartu diterbalikkan dan diacak di atas lantai tatami. Kemudian, masing-masing pemain mengambil 25 kartu. 50 kartu yang tersisa tidak dipakai dalam permainan. Lalu, masing-masing pemain akan meletakkan 25 kartu miliknya di lantai tatami. Kartu milik sendiri diatur ke dalam tiga baris (atas, tengah, bawah) agar tulisannya bisa terbaca dari arah si pemain. Kartu milik sendiri disebut jijin, dan kartu milik lawan disebut tekijin. Setelah 15 menit bersiap-siap, permainan dimulai.


Sumber:http://kurashikibunka.blog106.fc2.com

Sebelum mulai bermain, para pemain akan membungkuk di depan satu sama lain dan di depan wasit. Saat wasit membacakan kartu kaminoku, pemain yang berhasil menemukan shimonoku pasangannya terlebih dahulu berhak untuk memberikan satu kartu ke lawannya. Kalau shimonoku pasangan ditemukan dari dalam jijin, si pemain tidak boleh memberikan kartu ke lawan. Kalau shimonoku pasangan ditemukan dari dalam tekijin, si pemain boleh memberikan satu kartu sesukanya ke lawan. Saat memberi kartu, kartu diputar agar tulisannya bisa terbaca oleh lawan.


Sumber:http://toyokeizai.net

Setelah satu ronde, para pemain kembali merapikan susunan kartu mereka sebelum ronde berikutnya dimulai. Sesaat sebelum membacakan kaminoku baru, si wasit akan membacakan shimonoku dari ronde sebelumnya. Beginilah permainan karuta berlangsung, dan pemain yang kartu jijin-nya habis terlebih dahulu dianggap sebagai pemenang. Setelah permainan selesai pun, para pemain saling membungkuk dan juga membungkuk ke arah wasit.


Sumber:http://www.b-crew.co.jp

Kalau misalnya seorang pemain terlanjur menyentuh kartu di jijin maupun tekijin sekalipun di kumpulan kartu itu tidak ada kartu shimonoku yang cocok dengan kaminoku yang dibacakan, ia akan menerima hukuman otetsuki. Kalau di dalam kumpulan kartu yang ia sentuh ada kartu shimonoku yang cocok, ia tidak akan kena hukuman. Sebagai hukuman otetsuki, ia akan diberi satu kartu oleh lawannya.


Sumber:http://www.city.kyoto.lg.jp

Asalkan aturan-aturan di atas diikuti, permainan karuta sangat menyenangkan. Baru-baru ini juga ada komik manga yang menggunakan permainan karuta sebagai topik cerita utamanya. Oleh karena itu, karuta pun menjadi terkenal kembali. Kalau Anda berkesempatan mencoba bermain karuta, jangan sampai dilewatkan ya!

Translated by Aby Wijaya

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!