00000206_xxxx_x01
Seni dan Budaya Jepang

Ayo belajar “Nihonjin-no-kokoro” dari yang sudah pernah ke Jepang!

Ayo belajar “Nihonjin-no-kokoro” dari yang sudah pernah ke Jepang!

00000206_xxxx_x01
Seni dan Budaya Jepang

Sumber:http://zenryokukankou.com/survenior/

 

00000206_xxxx_x02
Sumber:http://alg-light.net/

Belakangan ini jumlah turis asing yang datang ke Jepang semakin banyak. Sebagai reaksi dari ini, ada artikel di internet yang jadi terkenal. Artikel ini membahas hal-hal yang harus diketahui turis asing sebelum datang ke Jepang. Berikut ini 4 dari hal-hal tersebut.

1.Membaca situasi

00000206_xxxx_x03
Sumber:http://aki-aki-tokachan.com

Di dalam bahasa Jepang, membaca situasi disebut “kuki-wo-yomu”, atau membaca udara. Bagi orang Jepang, penting untuk membuat hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar. Selain itu, orang Jepang juga mementingkan kepentingan bersama. Jadi, biasanya orang Jepang tidak blak-blakan berbicara. Mereka akan membaca situasi sebelum berbicara supaya tidak menyinggung orang lain.

2.Belajar kata-kata

00000206_xxxx_x04
Sumber:http://takutakupict.blog62.fc2.com

Selain ucapan-ucapan dasar seperti “konnichiwa”, “arigato”, dan “onegai shimasu”, ada baiknya juga Anda belajar beberapa kalimat lain supaya bisa sedikit berkomunikasi dengan orang Jepang. Misalnya, kalimat yang digunakan saat keluar rumah (itterasshai) dan saat kembali ke rumah (okaerinasai). Ada juga kalimat yang digunakan saat sebelum makan (itadakimasu) dan saat selesai makan (gochisosama). Kalimat-kalimat ini banyak digunakan di kehidupan sehari-hari, dan tujuannya adalah untuk mengutarakan rasa berterima kasih ke orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu, kalimat-kalimat ini sulit diterjemahkan ke bahasa lain.

3.Berhati-hati dalam berperilaku

00000206_xxxx_x05
Sumber:http://www.snownavi.com/eat/diary.cgi?date=20131014

Di Jepang banyak sekali aturan dan norma-norma yang tersirat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kondisi dan orang-orang sekitar dengan mengikuti aturan dan norma-norma ini. Dengan menjaga tata krama sampai detil, baik Anda maupun orang-orang di sekitar Anda pun bisa nyaman berinteraksi. Misalnya, sumpit tidak boleh digunakan untuk memotong makanan, tidak makan saat orang-orang di sekitar tidak ada yang makan, dan memakai sepatu yang mudah dilepas dimana saja.

4.Bukan tip, tapi hadiah

00000206_xxxx_x06
Sumber:http://compe.japandesign.ne.jp/midtown_design/2012/results/

Di Jepang tidak ada budaya memberi tip. Untuk mengutarakan rasa terima kasih, orang Jepang biasanya mengirim hadiah. Saat memilih hadiah pun kita harus memperhatikan si penerima hadiah. Selain itu, orang Jepang gemar mengirim hadiah yang mudah dibagi-bagi. Misalnya biskuit yang dibungkus satu-persatu. Ini terutama berguna saat Anda hendak mengirim hadiah ke lebih dari satu orang di tempat yang sama.

00000206_xxxx_x07
Sumber:http://stra.exblog.jp

Kalau ke Jepang, pastinya Anda akan coba macam-macam makanan dan lihat banyak pemandangan yang bagus. Tapi, jangan lewatkan kesempatan untuk mempelajari Nihonjin-no-kokoro, atau hati orang Jepang.

Translated by Aby Wijaya

 

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!