00000576_xxxx_x01
LIFE in JAPAN

Ingin cari apartemen di Jepang? Ini dia 4 hal yang harus kamu ketahui dan perhatikan sebelum sewa apartemen di Jepang!

Ingin cari apartemen di Jepang? Ini dia 4 hal yang harus kamu ketahui dan perhatikan sebelum sewa apartemen di Jepang!

00000576_xxxx_x01
LIFE in JAPAN

Sumber: https://upload.wikimedia.org

Mencari apartemen di Jepang, terkadang bisa jadi masalah yang cukup ribet, apalagi bagi orang asing. Banyak hal-hal yang sebaiknya kamu ketahui sebelum kamu mulai hunting apartemen di sini. Ini dia list-nya!

1. Istilah-istilah tentang luas ruangan

00000576_xxxx_x02

Sumber: http://www.k-room.info

Saat Anda mencari apartemen di Jepang, pasti Anda akan menemukan istilah-istilah seperti ini: 3LDK, 1K, 1R. Apa nih, maknanya? LDK merupakan singkatan dari Living, Dining, Kitchen. 3LDK berarti apartemen tersebut memiliki 1 dapur, 1 ruang makan, dan 3 ruang tinggal (termasuk kamar dan ruang tamu). 1K berarti apartemen memiliki 1 kamar dan 1 dapur terpisah, sementara 1R atau one-room berarti apartemen hanya terdiri dari satu kamar dengan dapur di dalamnya.

Selain itu, apartemen di Jepang juga menggunakan satuan 畳 (じょう, “jou”) untuk luas ruangan. Satu jou merupakan luas 1 tatami, sekitar 1.6 meter persegi. Standar luas 1 kamar tidur biasanya 6 sampai 8 jou. Berapa meter persegi? Hitung sendiri ya… Penulis ga jago matematika^^’

2. Macam-macam biaya

00000576_xxxx_x03

Sumber: http://www.chintai.net

Selain biaya sewa apartemen, di awal penyewaan ada biaya-biaya lain juga yang harus Anda siapkan. Jangan kaget kalau agensi Anda tiba-tiba disodori dengan total biaya yang jauh melampaui biaya sewa!

Berikut adalah biaya “lain-lain” tersebut:

  1. 礼金 (reikin, “key money”): uang deposit untuk pemilik kamar/bangunan. Uang ini seperti “uang masuk apartemen”, jadi hanya bayar sekali di awal—tapi kamu tidak akan mendapatkan kembali uang reikin ini. Biasanya, seharga 1 atau 2 bulan sewa.
  2. 敷金 (shikikin, “deposit money”): uang yang dibayar di awal, yang kemudian akan digunakan untuk reparasi isi kamar yang rusak di saat kamu keluar dari apartemen sewaan. Kalau kondisi kamar bagus-bagus saja, uangnya kembali semua, sih. Besarnya 1-2 bulan uang sewa juga.

Selain itu, jika kamu pakai agency, kamu juga harus membayar servis mereka. Tergantung agency-nya, biasanya seharga 1 bulan uang sewa.

3. Harus Punya Penjamin

00000576_xxxx_x04

Sumber: http://s.homemate.co.jp

Nah, ini dia yang menurut penulis agak ribet. Kamu harus punya penjamin untuk bisa menyewa apartemen di Jepang, soalnya pemilik apartemen pasti was-was kalau kamu tiba-tiba tidak bisa membayar uang sewa.

Kantor atau universitas biasanya akan menjadi penjamin bagi orang asing yang bekerja atau sekolah di Jepang. Tapi, banyak juga pemilik apartemen yang tidak mau menerima jaminan dari sekolah atau kantor, jadi mungkin pilihan apartemen-mu akan berkurang jika kamu tidak punya penjamin orang Jepang.

4. Dokumen Harus Lengkap!

00000576_xxxx_x05

Sumber: http://assets.kompas.com

Tentu saja, harus punya segala macam dokumen seperti paspor (lengkap dengan visa), rekening bank, nomor telepon seluler, surat pernyataan dari kantor/sekolah, dan yang tidak kalah pentingnya: kontak emergensi domestik. Tidak harus anggota keluarga, teman sekolah atau kantor juga bisa. Karenanya, kamu harus punya minimal 1 kenalan yang juga tinggal di Jepang.

Siap untuk menyewa apartemen di Jepang? 😉

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!