00000487_xxxx_x01
Noren Tips dan Trik

Ini Dia Tata Cara Naik Eskalator di Jepang agar Anda Tidak Bingung

Ini Dia Tata Cara Naik Eskalator di Jepang agar Anda Tidak Bingung

00000487_xxxx_x01
Noren Tips dan Trik

Sumber:http://blogs.yahoo.co.jp

00000487_xxxx_x02Sumber:https://newspicks.com

Jika Anda pergi ke berbagai tempat umum di Jepang seperti bandara, mal, jembatan penyeberangan dan lain sebagainya, Anda pasti menemukan eskalator. Tapi, tahukah Anda bahwa Jepang membagi pengguna eskalatornya menjadi dua kelompok, yaitu orang yang berdiri diam sampai tiba di ujung eskalator, dan orang yang memilih untuk berjalan seiring eskalator bergerak. Setiap daerah di Jepang memiliki peraturan yang berbeda-beda mengenai hal ini. Nah, kali ini kami akan membahasnya satu-persatu agar Anda tidak bingung ketika menginjakkan kaki di Jepang.

Daerah yang Berdiri di Sebelah Kiri

00000487_xxxx_x03Sumber:https://shinkansen.travel

Jika Anda melihat tulisan ini 「立ち止まる人が側に立ち、歩く人は側」(yang berdiri di sebelah kiri [左: hidari], yang berjalan di sebelah kanan[右: migi]), maka berdirilah di sebelah kiri eskalator karena orang-orang yang dikejar waktu biasanya akan berjalan di sebelah kanan. Hampir seluruh daerah di Jepang menerapkan aturan ini, khususnya kota-kota besar seperti Tokyo, Hokkaido, Nara, Fukuoka dan lain sebagainya. Tetapi, masih ada saja beberapa daerah yang menerapkan peraturan yang sebaliknya, jadi sebaiknya Anda berhati-hati saat berkunjung ke kota selain contoh yang ditulis di atas.

Daerah yang Berdiri di Sebelah Kanan

00000487_xxxx_x04Sumber:http://www.osaka-info.jp

Kota-kota yang menerapkan peraturan「立ち止まる人が側に立ち、歩く人は側」(yang berdiri di sebelah kanan[右: migi], yang berjalan di sebelah kiri [左: hidari]) biasanya adalah kota-kota di daerah Kansai, seperti Osaka, Nara dan Kobe. Konon katanya, peraturan ‘berdiri di sebelah kanan’ ini bermula dari pengumuman di stasiun kereta Hankyu di Osaka yang menghimbau, “Agar mempermudah orang-orang yang berjalan, silakan kosongkan sebelah kiri Anda”. Sementara peraturan ‘berdiri sebelah kiri’ bermula dari orang-orang Tokyo yang secara alami berdiri di sebelah kiri, kemudian kebiasaan ini menyebar ke seluruh Jepang.

Daerah yang ‘Mencontoh Orang di Depan”

00000487_xxxx_x01Sumber:http://blogs.yahoo.co.jp

Satu kota di Jepang yang tidak memiliki peraturan eskalator pun ada! Kota itu adalah Kyoto, sang kota yang selalu dipenuhi turis. Lalu, kita harus berdiri di mana? “Silakan ikuti orang di depan Anda.” Begitulah bunyi peraturan eskalator di Kyoto. Kyoto sering menjadi tempat pemberhentian Shinkansen, baik dari Tokyo maupun Osaka yang memiliki peraturan eskalator yang berlawanan. Maka dari itu, peraturan eskalator di Kyoto dibuat demikian agar bisa disesuaikan dengan para turis dari kedua daerah.

Mana Saja Boleh

00000487_xxxx_x05Sumber:https://shinkansen.travel

Satu prefektur yang sama sekali tidak menetapkan aturan eskalator adalah Okinawa. Tidak ada alasan yang pasti mengapa prefektur tersebut tidak menetapkan aturan sama sekali. Namun, katanya sih karena karakteristik orang Okinawa yang tidak mengharuskan orang-orangnya untuk peka dan memberi jalan bagi orang yang sedang buru-buru. Tapi, mereka akan segera membuka jalan bagi orang yang dikejar waktu jika orang tersebut berkata “sumimasen” yang artinya “permisi”. Jadi, jika Anda sedang berkunjung ke Okinawa dan terburu-buru, jangan sungkan untuk berkata “sumimasen” agar dibukakan jalan, ya!

Bagaimana? Mungkin pada awalnya Anda ingin menyesuaikan diri dengan mengikuti satu aturan saja. Namun sayangnya tata cara naik eskalator di Jepang sangat beragam, jadi Anda pun sekaligus bisa merasakan keanekaragaman budaya di Jepang seperti hal naik eskalator ini!

 

Translated by Monica Leona

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!