Noren Tips dan Trik

Table Manners dari Jepang: Tata cara Makan Washoku dengan Baik dan Benar

Table Manners dari Jepang: Tata cara Makan Washoku dengan Baik dan Benar

Noren Tips dan Trik

Sumber : http://www.matsue-zushi.com

 

00000406_xxxx_x02
Sumber :http://yuugiriso.co.jp

Washoku merupakan makanan tradisional asli dari tanah Jepang dan telah terdaftar dalam warisan budaya non-benda UNESCO pada bulan Desember 2013. Tahukah Anda bahwa terdapat tata cara makan khusus saat menyantap Washoku tersebut? Bahkan, hingga saat ini, banyak orang Jepang pun yang tak paham akan tata cara makan Washoku yang baik dan benar. Nah, kali ini Tim Noren akan memperkenalkan tata cara makan tersebut agar Anda bisa menikmati Washoku sesuai peraturan yang sudah diwariskan dari zaman dahulu.

Peraturan Dasar Washoku

00000406_xxxx_x03
Sumber :http://n-jinny.com

Sebagai permulaan, kami akan menjelaskan peraturan dasar saat menyantap Washoku. Pertama-tama, ketika makan dari mangkuk atau piring berukuran kecil, kita harus mengangkatnya menggunakan tangan. Jika tidak diangkat atau malah diletakkan, kita bisa dianggap tidak sopan atau melanggar etika. Tetapi, piring atau mangkuk berukuran besar yang biasa digunakan untuk menghidangkan sashimi atau ikan bakar sengaja diletakkan dan tidak diangkat. Kedua, kita tidak diperkenankan untuk meletakkan sumpit di atas makanan atau piring. Memang terlihat elegan, namun sebetulnya hal tersebut melanggar aturan, lho!

00000406_xxxx_x04
Sumber :http://www.japan-interior.com

Kemudian, peraturan ketiga adalah cara mengambil makanan yang dihidangkan di atas meja. Jika makanan yang ingin Anda ambil terletak di dekat tangan kanan Anda, maka Anda harus mengambilnya menggunakan tangan kanan. Sebaliknya, jika terletak di tangan kiri Anda, maka harus Anda ambil dengan tangan kiri. Orang Jepang tidak mementingkan tangan kanan atau kiri seperti orang Indonesia, jadi jangan kaget, ya! Lalu, cara mengambil piring atau mangkuk pun juga harus Anda perhatikan. Anda tidak boleh mengambil makanan dari bagian tutupnya, melainkan dari bagian bawah atau samping piring.

Peraturan Dasar Saat Menyantap Washoku

00000406_xxxx_x05
Sumber :http://kanetaya.main.jp

Seperti yang terpampang di foto di atas ini, “moriawase” yang merupakan satu piring besar dengan kombinasi makanan ini sengaja disusun dari kiri ke kanan sesuai kekuatan rasanya. Makanan yang diletakkan paling kiri mengandung rasa yang lemah, sedangkan yang paling kanan memiliki rasa yang paling kuat. Jadi, ketika Anda mau mengambil makanan dari “moriawase”, mulailah dengan makanan yang paling kiri dan bergeser ke sebelah kanan. Selain itu, Anda juga harus memerhatikan keseimbangan makanan dengan tidak menghabiskan satu jenis makanan lalu memulai makanan yang lain. Contohnya, jika Anda sedang meminum sup, cicipilah sedikit saja kemudian disusul dengan satu gigitan nasi, lalu berlanjut ke makanan lain.

Cara Menyantap Sup

00000406_xxxx_x06
Sumber :https://tokyo-calendar.jp

Makanan berkuah seperti sup selalu disajikan dalam mangkuk tertutup. Ambilah mangkuk dengan tangan kiri Anda dan gunakan tangan kanan Anda untuk mengangkat tutupnya dengan cara memutar tutup searah jarum jam, kemudian diangkat. Jika mangkuk sup diletakkan di sebelah kanan Anda, makan taruhlah tutup sup di sebelah kanan nampan Anda dengan posisi terbalik. Sebaliknya, jika sup diletakkan di sebelah kiri Anda, letakkan tutup di sebelah kiri nampan. Saat meminum sup, peraturan yang berlaku adalah menjaga ujung sumpit Anda agar tak terlihat orang lain, yaitu dengan cara memasukkan ujung sumpit Anda ke dalam mangkuk sup. Jika ada lauk lain di dalam sup Anda, makanlah terlebih dahulu dengan sumpit karena Anda tidak boleh menelan makanan tersebut sembari meminum sup.

Cara Menyantap Nasi

00000406_xxxx_x07
Sumber :http://www.sirogohan.com

Nasi putih yang dihidangkan di depan Anda pun juga memiliki aturan, lho. Ketika mengambil nasi putih, penuhilah 70%-80% dari mangkuk Anda karena jika Anda mengambilnya terlalu penuh, Anda bisa dianggap tidak sopan. Jika Anda masih lapar, tak usah khawatir karena Anda bisa menambah nasi. Tapi, sisakanlah nasi putih dalam mangkuk Anda, kira-kira berukuran satu suap, saat Anda meminta tambahan nasi. Kemudian, jangan tinggalkan lauk Anda dalam mangkuk saat meminta tambahan nasi karena hal tersebut tidak sopan.

Cara Menyantap Sashimi

00000406_xxxx_x08
Sumber :http://hitosara.com

Sashimi adalah sejenis makanan dari daging ikan mentah agar Anda dapat merasakan rasa ikan yang sebenarnya dan dimakan sendiri tanpa nasi. Cara memakan sashimi pada dasarnya dimulai dari daging ikan yang berwarna putih, dilanjutkan dengan hewan bercangkang, dan diakhiri dengan daging ikan berwarna merah. Urutan ini pun dibuat berdasarkan kekuatan rasa dari daging-daging tersebut, dimulai dari yang paling tawar hingga paling kuat. Sashimi biasanya dilengkapi dengan shoyu (kecap asin) dan wasabi (paste pedas berwarna hijau muda). Jangan larutkan wasabi ke dalam shoyu, karena cara makan yang benar adalah dengan mengambil sedikit wasabi dan diletakkan di atas daging ikan, baru dicelupkan ke dalam shoyu sebelum dimakan.

Cara Menyantap Ikan Bakar

00000406_xxxx_x09
Sumber : https://ssl-stat.amebame.com

Saat memakan ikan, mulailah dari bagian kiri terlebih dahulu. Kira-kira, cara makannya gimana, ya? Jangan ambil ikan secara utuh dan memakannya dengan cara digigit! Tapi, potonglah daging ikan satu persatu seukuran satu gigitan menggunakan sumpit, baru dimakan. Jika Anda tak ingin memakan kulitnya, tak masalah! Letakkanlah kulit ikan bersama dengan tulang-tulang di pinggir piring ikan Anda.

Cara Menyantap Tempura

00000406_xxxx_x10
Sumber : http://www.uoshin.ne.jp

Tempura adalah gorengan versi Jepang. Biasanya tempura berbahan dasar sayur, udang, atau makanan lainnya yang dilapisi dengan telur dan tepung terigu kemudian digoreng. Cara penyusunannya pun hampir sama dengan makanan washoku lainnya, yaitu diurutkan dari makanan dengan rasa yang paling tawar. Tempura dengan rasa paling lemah akan diletakkan paling depan dan semakin ke belakang, semakin kuat rasanya. Jadi, makanlah secara berurutan dari depan ke belakang, ya! Tempura pun juga ditemani dengan saus celup, lho! Jangan lupa untuk digunakan sebelum tempura tersebut masuk ke dalam mulut Anda!

Cara Menyantap Chawan Mushi

00000406_xxxx_x11
Sumber :http://hatune-susi.cocolog-nifty.com

Chawan Mushi adalah telur yang diaduk bersama kaldu yang terbuat dari Konbu (sejenis rumput laut) dan ikan, kemudian dicampur dengan daging atau tambahan makanan lain kemudian dikukus bersama. Anda bisa memakan Chawan Mushi dengan mengaduknya dengan sumpit atau sendok, tapi jangan tinggalkan alat makan Anda di dalam wadah atau mangkuk Chawan Mushi karena dianggap tidak sopan. Letakkanlah sendok Anda di luar mangkuk, seperti di sampingnya.

00000406_xxxx_x12
Sumber : http://kabegami.org

Hmm… Peraturannya rumit dan banyak sekali, ya! Bahkan orang Jepang pun sulit untuk mematuhi semuanya, lho! Tapi, tak ada salahnya untuk mencoba mengikutinya, bukan? Mulailah dari peraturan yang paling mudah dahulu dan ingatlah baik-baik saat Anda berkunjung ke Jepang dan mampir di restoran Washoku atau memenuhi undangan makan bersama orang Jepang.

Translated by Monica Leona

ABOUT

Noren Japan dipersembahkan oleh Fantasia Inc. yang merupakan perusahaan penyedia dukungan dalam berbagai pengembangan bisnis antar negara di wilayah Asia berdasarkan nilai yang lahir dari perbedaan budaya dari negara-negara tersebut. Kami berharap dengan Fantasia Inc., kami dapat membuat Asia menjadi lebih menarik dan menyenangkan!